Cara Mengetahui Hamil atau Tidak dan Tanda Kehamilan

By | April 23, 2019
cara mengetahui hamil atau tidak

Tanda utama bahwa seorang wanita cara mengetahui hamil atau tidak umumnya yaitu terlambat menstruasi atau telat haid. Meski tak selamanya akurat, namun tanda ini sering kali dijadikan patokan. Ditambah lagi jika Anda merupakan pasangan yang baru saja menikah. Tentu rasa keingintahuan Anda sangat besar apakah Anda sudah hamil atau belu ? Nah, rasa penasaran yang tinggi inimembuat beberapa orang tak sabaran dan ingin segera mengetahui status kehamilannya. Akibatnya, mereka akan mencari tahu apa saja tanda awal kehamilan sebelum telat haid.

Sebagian wanita memang dapat mengalami gejala awal kehamilan bahkan sebelum waktu haid berikutnya tiba. Hal ini terjadi karena hormon kehamilan akan mempengaruhi tubuh yang begitu sensitif.Meskipun demikian, kadar hormon yang dihasilkan masih rendah. Bahkan,pada saat melakukan tes kehamilan terkadang masih menunjukkan hasil yang negatif. Jika demikian, pertanyaannya adalahsebenarnya Anda sedang hamil atau PMS ? Hal ini dikarenakan gejala awal kehamilan memang kurang lebih sama dengan ciri-ciripra menstruasi/PMS.

Hal termudah dan paling sederhana yaitu menunggu hingga Anda benar-benar mengalami telat haid. Dengan begitu, kemungkinan besar Anda tengah mengalami kehamilan dengan usia kehamilan kira-kira 3 minggu. Usia kehamilan ini dihitung berdasarkan perkiraan saja. Umumnya, pembuahan akan terjadi sekitar 14 hari sebelum tiba waktu menstruasi selanjutnya. Namun, jika Anda tidak sabar dan ingin segera mengetahui status kehamilan Anda, Anda dapat melihat tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang akan kami bahas khusu untuk Anda.

Tanda-tanda Awal Kehamilan Sebelum Telat Haid

Untuk kamu sedang menantikan kehamilan, berikut ini beberapa tanda yang dapat Anda jadikan patokan untuk memastikan apakah Anda benar-benar sedang hamil atau hanya PMS saja.

  1. Nyeri payudara
Baca Juga :  Tips Memilih Sikat Gigi Bayi 1 Tahun untuk Supermom

Pada tahap awal kehamilan biasanya payudara kan terasa sakit, sensitif, atau bahkan nyeri saat disentuh. Payudara juga terasa lebih penuh dan berat. Rasa nyeri dan bengkak pada payudara ini biasanya terjadi selama satu hingga dua minggu setelah terjadi pembuahan, dan akan berakhir seiring meningkatnya kadar progesteron akibat kehamilan.

  1. Munculnya bercak darah seperti pada saat menjelang menstruasi

Pada saat awal kehamilan, Anda bisa saja mengalami perdarahan atau bercak berwarna pink hingga cokelat. Umumnya, kondisi ini akan terjadi pada 10-14 hari setelah pembuahan. Namun, kondisi ini tidak akan sampai membuat pembalut Anda penuh. Bercak-bercak tersebut biasanya akan berhenti setelah sehari atau dua hari.

  1. Mood swing

Mood swing bisa saja terjadi dari awal hingga saatnya melahirkan. Selama masa kehamilan,Anda akan cenderung lebih emosional. Suatu saat Anda akan merasa begitu bersemangat menyambut kehadiran sang buah hati, namun selang beberapa waktutiba-tiba Andadapat merasa sedih dan mudah menangis. Gejala seperti ini bisa menjadi indikasi terjadinya depresi. Maka dari itu, lalangkah ebih baik jika Anda konsultasikan pada dokter.

  1. Tubuh mudah lelah

Ketika kamu hamil hormon progesteron akan meningkat.Hal ini membuat Anda merasa mudah lelah. Kelelahan itu akan terasa lebih nyata selama trimester pertama dan bisa juga Anda rasakan hingga waktunya melahirkan. Untuk mengatasi hal tersebut, pastikan untuk selalu menjaga pola makan dan tidur cukup.

  1. Muncul keinginan makan makanan tertentu (ngidam)

Pada saat hail, Anda mungkin akan ngidam makanan tertentu.Bisa juga sebaliknya, Anda tidak ingin makan makanan yang biasanya Anda sukai. Tak hanya itu, Anda juga mungkin akan membenci aroma atau citarasa tertentu.Sayangnya, kondisi seperti ini bisa saja terjadi selama masa kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *