Pahami Gejala Awal Kehamilan yang Tepat Untuk Tes Kehamilan Ini

By | April 10, 2019
Gejala awal kehamilan

Kehamilan dapat terjadi ketika sel telur berhasil untuk dibuahi oleh sperma. Selanjutnya, sel telur akan menempel pada lapisan rahim yang disebut sebagai proses impantasi. Prosesnya berlanjut dengan terbentuknya plasenta sehingga menghasilkan hormon kehamilan atau HCG (Hormon Gonadotropin Chorionic).

Hormon tersebut akan memasuki aliran darah serta urine. Pada awal kehamilan, konsentrasi HCG akan meningkat secara cepat. Bahkan dapat mencapai dua kali lipat setiap 3 hari. Nah, kadar HCG inilah yang dapat diukur dengan testpack.

Akan tetapi, banyak pasangan yang tidak berhasil mengecek kehamilan dengan testpack. Salah satu penyebabnya adalah tidak memahami waktu yang tepat untuk tes kehamilan. Meskipun tergolong mudah, namun cara instan ini tidak selalu memberi hasil yang akurat.

Untuk itu, sebaiknya Anda pahami waktu yang tepat untuk tes kehamilan pada rangkuman berikut ini:

  • Jangan Melakukan Tes Terlalu Dini

Dalam hal ini, Anda tidak perlu terburu-buru melakukan tes kehamilan. Pasalnya, klaim produk test pack yang bisa mendeteksi kehamilan sejak hari pertama terlambat haid belum tentu se-akurat itu. Sebaiknya tunggu dulu hingga keterlambatan haid mencapai waktu satu minggu. Waktu seminggu diperlukan karena tes kehamilan yang terlalu dini cukup sulit untuk mendeteksi HCG.

Dalam proses kehamilan, membutuhkan waktu hingga 9-12 hari sejak pembuahan sel telur sehingga HCG bisa terdeteksi oleh urine. Akan tetapi, jika Anda benar-benar sudah tidak sabar untuk mengetahui kehamilan, sebaiknya cobalah untuk meminta dokter kandungan melakukan tes darah.

Tes ini akan mendeteksi kehamilan lebih awal dibandingkan saat Anda menggunakan test pack. Meskipun cara ini membutuhkan waktu yang cenderung lebih lama.

  • Lakukanlah Tes Jika Anda Mengalami Gejala Kehamilan

Gejala awal kehamilan yang paling mudah dideteksi adalah saat menstruasi tidak kunjung datang. Anda boleh melakukan tes kehamilan saat menemukan gejala-gejala seperti:

  • Kram seperti nyeri haid
  • Bercak darah (flek)
  • Payudara lebih besar dan terasa nyeri
  • Mual, muntah, kelelahan, tidak nafsu makan, dan sering buang air kecil

 

  • Kapan Saja Saat Anda Merasa Ragu

Selalu ada kemungkinan untuk hamil pada wanita yang aktif secara seksual selama usia reproduksi. Masa reproduksi dimulai ketika seorang wanita mengalami pubertas hingga sebelum menopause. Meskipun Anda mengenakan perlindungan saat melakukan hubungan seks. Ataupun sedang dalam program KB.

Saat Anda merasa ragu apakah sedang hamil atau tidak, sebaiknya segera lakukan tes kehamilan. Agar hasil lebih akurat, sebaiknya lakukan tes saat Anda terlambat datang bulan.

Akan lebih baik jika Anda berkonsultasi pada dokter kandungan terlebih dahulu. Sebab, terlambat datang bulan tidak selamanya terjadi kehamilan. Bisa jadi penyebabnya adalah stress, pola makan yang buruk, ataupun kondisi medis yang serius.

Jika Anda mendapatkan dua garis merah pada test pack saat hari pertama haid, usia kehamilan mungkin sudah mencapai dua minggu. Hasil positif bisa saja salah, akan tetapi hal ini jarang terjadi. Untuk itu sebaiknya memastikan ke dokter kandungan.

Sebaliknya, saat tes kehamilan menunjukkan hasil negatif, tidak selalu mengartikan bahwa Anda tidak hamil, bisa saja disebabkan karena prosedur pemeriksaan yang kurang tepat. Atau pemeriksaan terlalu dini. Sehingga, sangat disarankan untuk tidak terburu-buru.

Supaya lebih akurat, gunakan urin pertama setelah bangun tidur di pagi hari. Periksa juga tanggal kadaluarsa pada testpack. Perhatikan juga petunjuk penggunaan yang paling tepat.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Masuk Angin pada Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *