Referensi Model Gendongan Bayi Baru Lahir dan Cara Menggunakannya

gendongan bayi baru lahir

Memiliki ketururan memang sudah ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan terutama yang baru menikah, karena itulah setiap orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memberikan kehangatan lewat gendongan.

Gendongan merupakan barang wajib bagi setiap orangtua yang memiliki bayi. Tanpa gendongan, sangat menyulitkan membawa bayi untuk berjalan-jalan. Oleh sebab itulah orangtua wajib menyediakan gendongan bayi baru lahir yang terbaik sesuai kebutuhan. Jika dilihat dari kebutuhan, gendongan bayi memiliki bermacam-macam bentuk, mulai dari model selempang, baby carier (gendongan depan), baby wrap, ring slings, dan hipset.

Model gendongan bayi yang akan digunakan mestinya menyesuaikan kebutuhan ibu dan bayi. Cara gendong bayi baru lahir dari setiap gendongan bayi berbeda-beda, mari kita bahas beberapa gendongan bayi yang bagus dan cara penggunaannya

1.      Model Slempang

Gendongan slempang adalah model yang paling cocok digunakan sebagai gendongan newborn (bayi baru lahir) karena bayi akan lebih dekat ke ibu. Biasanya model gendongan slempang didominasi dengan kain jarik, namun sudah banyak juga yang menggunakan kain gendong jadi. Kelemahan dari gendongan slempang sendiri adalah jika berat bayi sudah melebihi 6kg, maka akan lebih sulit menggendongnya karena tumpuan berat bayi hanya berada di satu punngung.

2.      Model Gendongan Depan (baby carier)

Gendongan bayi yang kedua adalah model gendongan depan. Cara menggendong bayi dengan gendongan ini adalah adalah memposisikan bayi duduk dengan kaki terbuka lebar, tentu saja posisi seperti ini kurang cocok untuk bayi baru lahir. Namun di Eropa gendongan ini biasa digunakan sebagai gendongan bayi untuk bayi baru lahir juga hlo. Kelebihan dari gendongan model ini adalah punggung tidak cape sebelah karena prinsip baby carier adalah memberikan tumpuan beban pada dua punggung.

Baca Juga :  Beberapa Model Gendongan Bayi Modern

3.      Model Baby Wrap

Gendongan yang pang cocok untuk bayi baru lahir selanjutnya adalah model baby wrap. Tidak berbeda jauh dengan model slempang, model ini juga diperuntukan untuk bayi yang masih memiliki bobot ringan. Bisa dikatakan model baby wrap adalah renkarnasi model gendongan slempang yang lebih modern. Selain bahan yang digunakan, cara menggendong bayi baru lahir dengan gendongan ini bervariasi, bisa diletakkan dibagian depan dengan bertumpu satu punggung, kedua punggung, maupun gendong samping dipinggul.

4.      Model Ring Slings

Model gendongan bayi baru lahir selanjutnya yang bisa kamu jadikan referensi adalah model ring slings. Mengadaptasi dari gendongan masyarakat Turki, gendongan model ini memiliki dua buah ring yang menempel pada kain gendongan. Kedua ring tersebut gunanya adalah mengikat kain gendongan sehingga kuat untuk menopang tubuh bayi. Cara menggunakan gendongan newborn ini sama seperti saat menggunakan jarik, bedanya gendongan ring slings sudah didesain memiliki bantalan padding di posisi bahu ataupun sepanjang gendongan.

5.      Model Hipseat

Model gendongan hipseat diadaptasi dari gendongan orang Korea. Hampir mirip dengan dengan model baby carier, bedanya model hipseat dianggap lebih aman digunakan sebagai gendongan bayi baru lahir. Model hipseat sebenarnya satu kain saja, namun bisa digunakan menjadi model pemakaian. Contoh cara penggunaannya bisa kamu lihat pada gambar di bawah ini

gendongan bayi baru lahir

Nah, itulah beberapa model gendongan bayi baru lahir yang bisa kamu jadikan referensi gendongan bayi kamu. Sedangkan untuk merk gendongan bayi baru lahir yang  bagus dan bisa kamu jadikan referensi adalah dialogue, snobby, baby leon, pogna, izaati, moby wrap, laguno, dan masih banyak lagi. Semuanya bia kamu dapatkan dengan mudah di Bukalapak dengan berbagai mcam pilihan model dan harga. Tentu sangat memudahkan kamu untuk berbelanja kan?

Baca Juga :  Gendongan Bayi Samping Alternatif Gendongan Punggung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *